6.24.2009

Ahmadinejad Menghina Dua Sahabat Rasul!

Ahad, 21 Juni 09 - oleh : immasjid.com

Di tengah eforia kemenangannya dalam pemilu Iran yang baru saja digelar, Ahmadinejad sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang terang-terangan menghina dua orang sahabat Rasulullah Muhammad saw.

Kecaman dan hinaan Ahmadinejad itu—lebih gila lagi—disampaikan dalam sebuah acara televisi secara langsung di Shabaka 3, saluran televisi Iran, hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilu Iran.

Seperti yang diketahui, Iran yang berbasis Syiah ini—salah satu aliran Islam yang dianggap menyimpang—sudah sejak lama mempersempit ruang gerak para jamaah ahli Sunnah (kaum Sunni). Di bawah kepemimpinan Ahmadinejad, bahkan para jamaah Sunni mengalami penderitaan yang belum pernah dialami sejak Revolusi Rafidi Khomeini.

Dalam acara itu, Ahmadinejad dengan lugas mengatakan bahwa Talhah dan Zubair adalah dua orang pengkhianat. “Talhah dan Zubair adalah dua orang sahabat Rasul, tapi setelah kepergian Rasul, mereka berdua kembali kepada ajaran sebelumnya dan mengikuti Muawiyah!”

Padahal dalam sejarah, Talhah dan Zubair, dua orang sahabat Rasul itu, tak pernah bertempur dengan Muawiyah, karena keduanya meninggal lama sebelum peperangan Jamal di tahun ke-36 kekhalifahan Islam di mana Muawiyah menjadi rajanya.

Pernyataan Ahmadinejad ini sudah jelas kemana arahnya, yaitu membuat sebuah perbandingan atas sahabat Rasul dulu dengan kejadian politik saat ini di Iran—berkaitan dengan rivalnya Mousavi. Sebelumnya, Ahmadinejad sudah sangat sering menghina sekitar 15 juta penganut Sunni di Iran. Bahkan, pendahulu Ahmadinejad, Rafidi menghina dan menganggap remeh alias menyepelekan 90% Muslim seluruh dunia.

Namun demikian, masih banyak juga pihak atau pengagum Rafidi dan pengingkar sahabat Rasul lainnya seperti Ahmadinejad ini. Mereka adalah orang yang tidak menyadari gerakan Syiah atau mereka yang tak mau memahami rejim 12 Imam ini yang merupakan musuh terbuka terhadap para sahabat Rasul. (sa/alqimmah/sunni-news/ayandenews)

30 komentar:

  1. Kalau membaca artikel ini terasa sekali aroma kebencian sipenulis kepada sosok Ahmadinejad. Hal ini bisa dimaklumi karena Ahmadinejad bermazhab Syi'ah. Namun yang tidak bisa dimaklumi ialah bahwa pengetahuan mengenai Syi'ah yang diperoleh dari sipenulis bersumber dari Ahlussunah. Jika anda belajar mengenai Ahlussunah ya dari ulama Ahlussunah. Dan jika anda mau belajar Syi'ah ya dari ulama Syi'ah. Itu namanya baru adil. Sebab jika anda tidak bisa berbuat adil berarti anda orang dholim.
    Rupanya anda lebih kagum terhadap Raja Arab Saudi yang bermazhab Wahabi yang selalu bermesra-mesraan dengan Amerika, dari pada Ahmadinejad yang selalu menentang Amerika padahal Amerika sudah membunuh puluhan ribu nyawa umat Muslim. Kalau begitu lantas dimana otak anda!!!

    BalasHapus
  2. saudaraku, entah saya yang tidak paham hakikat syi'ah atau justru anda. Apakah itu berarti belajar maling ke tukang maling, belajar zina ke tukang zina atau belajar bathil ke ahlul bathil? hal sawaaun kadzalik?
    Anda jangan hanya melihat tampilan cover dari konstelasi politik di timur tengah saat ini. Ingat iran adalah negara syi'ah, betapa banyak para ulama ulama ahlus sunnah dibantai disana. Betapa banyak sinagog yahudi di teheran dibandingkan masjid, betapa banyak saudara muslim dihabisi di iran. Ingat pula, syiah iran dengan zionis yahudi israel adalah saudara kandung. Kenapa? karena syiah dicetuskan oleh seorang yahudi gila bernama Abdullah bin Saba yang pura-pura masuk islam. Berani apa ahmadinejad? ia hanya berkoar-koar, kapan pernah ada militer iran menyerang AS atau ISrael kecuali kecaman basi semata. Mana bantuannya buat Palestina saat dibantai Januari lalu? mana?
    Saya sangat mengagumi kesederhanaan seorang ahmadinejad tapi tidak dengan aqidahnya.
    Adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya proporsional dan profesional. Dalam kasus ini menentukan mana yang benar dan yang salah adalah dengan kembali kepda pedoman hidup muslim yaitu alqur'an dan as sunnah. Dengan ukuran dua itu bisa anda bandingkan, Syi'ah mengaku punya kitab suci sendri, para imamnya diyakini ma'shum dan melebihi para NAbi, menghina para sahabat dll

    Saudaraku, belajarlah lebih adil....

    BalasHapus
  3. Rupanya anda tidak cukup yakin jika Iran memusuhi Yahudi padahal beberapa waktu yang lalu Pasukan Hisbullah (Syiah) memukul mundur tentara Yahudi yang mencoba masuk ke wilayah Libanon. Apakah anda tidak pernah mengikuti perkembangan berita?
    Apakah anda juga buta matanya atas bantuan Iran kepada pejuang-pejuang Palestine (Hamas)selain yang berupa finansial juga dalam bentuk roket-roket yang diselundupkan melalui terowongan bawah tanah bahkan jauh-jauh hari sebelum meletus perang? Semestinya anda bertanya kena apa Arab Saudi yang wahabi itu malah berpura-pura tutup mata atas serangan Israel ke Palestine. Sudah ber buat apa dia untuk Palestine? Sekali lagi sepertinya tidak nyambung kalau bicara dengan orang yang ketinggalan berita.
    Selalu itu-itu saja fitnah yang dilontarkan kepada kaum Syi'ah bahwa mereka punya kitab suci sendiri, menghina sahabat, Imam maksum itu semua dikarenakan kepicikan anda. Kalau mau membuktikan ambil Qur'an yang dari Iran dan bandingkan dengan Qur'an yang disini. Adapun sahabat yang dicela orang Syi'ah itu karena Nabi saw juga mencelanya. Jelas anda tidak tahu karena hanya belajar Qur'an dan Sunah tidak pernah belajar sejarah. Adapun Imam itu maksum karena Qur'an memberitakan demikian (Al-Ahzab, akhir surat 33).
    Kalau Imam dari Ahlul Bait Rasulullah saw tidak lebih tinggi dari Nabi yang lain mengapa kelak sholatnya Nabi Isa dan Imam Mahdi justru yang menjadi imam sholat adalah Imam Mahdi? apakah pikiran anda tidak sehat? Apakah anda bisa sholat bermakmum dibelakang anak anda? bagaimana kaidah fiqihnya?

    BalasHapus
  4. hehe...sebenarnya semua yang anda sampaikan berita basi semua. maaf

    Saya juga gregetan dengan sikap Saudi saat menyikapi agresi Israel di tanah Palestina. Tapi justru fakta di lapangan (entah siapa yang tidak mengikuti berita?) berita yang bukan barat centris yang mungkin sering anda konsumsi, Iran melakukan itu (jikapun benar) untuk meningkatkan bargainingnya di mata internasional.

    Sungguh saya sangat senang sekali jika anda mau mebawakan kitabnya orang Syi'ah kepada saya. Mungkin anda pernah membandingkan? kira-kira sama atau beda ya?

    bang, apakah kalau nabi pernah mencela sahabatnya lalu kita diperbolehkan juga mencelanya? sahabat yang dicela nabi cukup banyak selain dua sahabat tersebut. Celaan yang nabi lontarkan bukan celaan karena pelanggaran aqidah seperti yang dilakukan syi'ah, tapi teguran seorang nabi yang mencintai sahabatnya. Bagaimana anda bisa mencela para sahabat nabi, sementara mereka dijamin masuk surga?

    bukankah nabi juga pernah mencela sahabat Ali bin Abi Thalib yang dituhankan oleh syi'ah? akankah ahmadinejad dan anda juga mencela Ali karena ia pernah dicela oleh Nabi? BERANI? afalaa ta'qiluun

    Apakah posisi ahmadinejad dan mungkin anda sederajat dengan nabi? sehingga berani-beraninya mencela para sahabat nabi?

    Sementara nabi pun mengancam dengan ancaman yang sangat keras bagi siapa saja yang mencela para sahabatnya.

    Belajar yang benar de ya.....

    BalasHapus
  5. saudaraku tercinta, janganlah kalian saling mencela satu sama lain karena hal tersebut dilarang dalam agama kita,

    saya akui memang polemik yang terjadi mengenai posisi Iran di mata kaum muslimin sangat ekstrim. di sini Iran berada di dua posisi, sebagai musuh Israel dan sahabat kaum muslim ataukah Iran sebagai sebuah negara syiah yang notabene syiah adalah aliran dalam islam yang paling menyimpang ajaranya bahkan bisa dikatakan telah kafir karena nabi dan kitabnya telah menyalahi islam. terlepas dari itu semua kita harus bijak dalam menentukan posisi yang kita tempati apakah menjadi pendukung Iran ataukah musuh Iran.

    ada 2 bahan pertimbangkan yang saya tawarkan untuk setidaknya membantu anda menentukan posisi anda. yang pertama pandangan yang menyatakan bahwa Iran merupakan salah satu negara (atau bisa dikatakan satu-satunya negara) yang berani dengan lantang menentang zionis yahudi israel dan Amerika. sebagai kaum muslimin yang menjadikan yahudi sebagai musuh, tentunya segala pihak yang menjadi musuh yahudi akan secara otomatis kita bela dan kita beri dukungan. tetapi sebagai seorang muslim yang bijak kita tentu tidak asal memberikan dukungan kepada pihak yang bermusuhan dengan yahudi. kita harus mempertimbangkan hal lain sebegai dukungan untuk memperkuat dukungan yang kita berikan.kita perlu mempertimbangkan hal yang kedua.



    bahan pertimbangan yang kdua adalah memndang Iran sebagai negara yang menjadikan syiah sebagai ideologi negara. kita tahu bahwa dalam Al qur'an dan hadits Rosululah, tidak ada satu pun ayat atau hadis yang menyebutkan bahwa syiah memiliki posisi yang benar yang sesuai dengan ajaran islam. bahkan para ulama besar islam telah sepakat syiah bukan Islam melainkan kafir karena memiliki aqidah yang bertentangan dengan al quran dan sunnah. hal itulah yang perlu dijadikan pertimbangan. syiah tidak mendapat tempat dalam ajaran islam sebagai suatu hal yang perlu dibela atau pun diikuti oleh kaum muslimin. dalam hadis telah jelas bahwa syiah adalah produk yahudi, dan segala yang berbau yahudi adalah musuh islam. apakah kita pantas memberikan dukungan pada musuh Allah dan Rosul yang selama ini kita jadikan sebagai panutan?

    oleh karenanya kita sebagai umat islam bolehlah mendukung apa yang diperbuat oleh Iran tapi dengan syarat selama ia memusuhi Israel, di luar itu kita perlu mempertimbangkan hal lain dan berusaha melihat Iran dari sisi lain. jangan sampai kita mendukung pihak yang telah jelas musuh Allah dan memusuhi Allah secara terang-terangan.

    tetap smangadhh n keep our ukhuwah, jangan sampai ukhuwah kita pecah hanya gara-gara IRAN.

    BalasHapus
  6. Betul, Iran telah mengadu domba dan memecah belah kita. Bicara soal "pilihan bijak", jelas pilihan paling bijak dan satu-satunya yang bijak bagi setiap muslim adalah pilihan Al-Qur'an dan As-Sunnah tidak yang lain.

    Maka dari itu, ukuran persatuan dan ukhuwah adalah berkesesuaian dengan dua pedoman itu atau tidak. Jika tidak, sekalipun mereka mengaku muslim maka pada hakikatnya mereka memusuhi kita. Tidak ada ukhuwah kepada penghina sahabat dan pembunuh para ulama.

    Oleh karena itu janganlah kita terpesona oleh citra sesaat yang diperlihatkan Iran. Bicara soal negara yang berani menentang kekejaman AS dan Israel, saya kira negara-negara Amerika Latin berikut Libya lebih berani daripada Iran yang "koar-koar" saja. Maaf

    pernahkah anda mendengar Iran menegaskan, bahwa penentangannya selama ini terhadap AS dan Israel didorong oleh semangat jihad fi sabilillah dan kecintaan akan Allah, Rasul-Nya dan para sahabat?

    Selain sebenarnya adalah semangat persianisasi, yaitu semangat membangkitkan lagi peradaban imperium persia penyembah api.

    Jelas akhi, Ibnu Mas'ud mengatakan "Al-Jama'ah huwa al-Haq, in kunta wahidan/ persatuan itu adalah kebenaran sekalipun engkau menyendiri". Karena persatuan ummat hanya bisa terealisir dengan bersatu berpedoman kepada Al-Qur'an As-Sunnah.

    Sekalipun banyak kumpulan orang, tetapi tidak berkesesuaian dengan dua hal di atas, bukanlah jama'ah dan tidak ada ukhuwah. Kecuali mereka mau bertaubat dan kembali kepada al-Haq.

    Rasulullah berwasiat "Taraktu fikum amroini, in tamassaktum bihimaa lan tadhilluu abadan" kitaballah wa sunnatan nabiyyih."

    "Aku tinggalkan buat kalian dua perkara, yang jika kalian senantiasa berpegang teguh kepada keduanya, kalian tidak akan tersesat selama-lamanya: Al-Qur'an dan As-Sunnah."

    BalasHapus
  7. Peninggalan Rasulullah saw yang lebih kuat itu "Al-Qur'an wa Itrati" jadi kalau anda menganggap "Al-Qur'an wa As-Sunnah" itu artinya anda kelihatan pinter, tapi sebenarnya picik.

    BalasHapus
  8. apakah itu benar...????
    cobalah kunjungi blog saya
    http://mwsingkong.blogspot.com
    disana saya menulis biografi singkat tentang sahabt rasulullah...
    mohon kerjasamanya bila ada kesalahan atau kekurangan silahkan di koreksi....terimakasih

    BalasHapus
  9. Ahmadinejad nga usah jadi presiden iran, suruh aje dia dagang baju ditenabang, ketahuan bekoar-koar dapet duit...... atau jadi pemain sinetron aje.... disini....

    BalasHapus
  10. "Iran yang berbasis Syiah ini—salah satu aliran Islam yang dianggap menyimpang..."
    sebuah kalimat menarik yang mengundang perhatian untuk didiskusikan.
    Syiah dianggap aliran islam yang menyimpang.tidak susah memang mengeluarkan agrement tentang apakah itu. tapi apakah agrement itu berdalil atau tidak itu yang susah.
    siapa yang menganggap syiah itu aliran menyimpang ???
    ini yang perlu di perjelas...
    apakah yang menganggap syiah itu menyimpang memiliki kapabilitas kemampuan untuk itu.
    sekali lagi saudaraku,,banyak orang yang pandai menulis, banyak orang yang pandai berbicara,banyak orang yangpandai berkomentar tapi menulis, berbicara, berkomentar yang benar yang mempunyai dalil itu yang tidak semua orang mampu melakukannya...

    beberapa kalimat saudara dibawah ini,mari kita cermati ulang:
    "Talhah dan Zubair, dua orang sahabat Rasul itu, tak pernah bertempur dengan Muawiyah, karena keduanya meninggal lama sebelum peperangan Jamal di tahun ke-36 kekhalifahan Islam di mana Muawiyah menjadi rajanya"...
    dalam sejarah ahlusunnah kitab Bukharimuslim yang sangat diakui keabsahannya oleh ahlusunnah, disana jelas -jelas tertulis hal-hal yang dilakukan oleh talah dan zubair.

    BalasHapus
  11. @ yang paling atas
    kata2mu semanis kata2 setan

    BalasHapus
  12. woiii kok ribut sih sesama muslim, udah dong kok masih memperdebatkan mazhab, naik dikit dong sekarang jamannya sains dan teknologi kok masih meributkan yang itu2 aja. kapan kita maju.
    selamat untuk iran yang berhasil membuat teknologi nuklir, selamat untk ahmadiyah yang menempatkan Abduss salam sebagai pemenang nobel di bidang fisika. gitu indah khan daripada main pedang dan saling hujat. kalau kayak gitu terus pantes aja orang barat menganggap Islam merupakan Agama yang penuh dengan kekerasan.
    stop perdebatan mazhab.
    stop saling hujat.
    Hidup Islam, Hidu Sunni, Hidup Syiah, Hidup Ahmadiyah.

    BalasHapus
  13. it worked! :D stupid muslims

    BalasHapus
  14. hahaha hahahaha makanya bikin tulisan ga pake fitnah!! al-qur'an di mengerti bukan cuma di baca !!

    BalasHapus
  15. Pengikut Muhammad

    Saya akan memberikan pernyataan atau mungkin tantangan disini;
    1. Iran maupun Ahmadinejad tidak akan menyerang israel maupun AS(sebagaimana mereka hanya berdiam diri saat palestina dibombardir oleh israel laknatullah).

    2. Berita yg mengatakan bahwa iran mengirim senjata untuk Hamas adalah berita yg disuguhkan oleh media barat, tentu anda tau maksudnya apa.

    3. Syiah bukan Islam karena jika syiah adalah islam maka mereka harusnya berani mengatakan bahwa revolusi iran adalah revolusi syiah, tapi kenapa mereka tidak berani mengatakannya, hal itu karena ada udang dibalik batu.

    4. Setiap muslim pasti menyadari bahwa raja terakhir arab saudi adalah raja faisal, bukan si wahabi antek2 AS yg justru lebih mencintai israel daripada palestina.

    5.Tolong lihat kejadian2 yg terjadi di irak, amerika pasti akan pergi jika syiah sudah berkuasa di irak.

    Saudara2ku Muslim lihatlah dengan 2 mata, jangan hanya dengan 1 mata, ketahuilah bahwa dajjal itu menggunakan 1 mata untuk melihat.

    BalasHapus
  16. Kok heboh banget ya? Coba baca kitab sendiri, banyak kok sahabat dan ahlulbait dihina karena mabuk dan baca Qurannya ngawur. http://wp.me/pyhQ9-1eZ

    BalasHapus
  17. Hati2 teknik adu domba yahudi..., -_-
    sesama umat islam tidak boleh mencela, apalagi membuat fitnah
    sesungguhnya fitnah itu lebih kejam dari pada membunuh....,
    Baca ini
    Ulama Syiah dan Sunni Sambut Ahmadinejad di Libanon
    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5551296

    Tolong bersatu, bwat bang admin, kalau post tlong berhati2,
    belum tentu anda lebih paham dan lebih betul dari orang yang anda bahas.
    dan jgan belajar hnya dengan satu kyai/guru dan satu referensi

    semua ada +-nya...,
    bagi saya madhab, kelompok itu tidaklah penting
    yg penting masih mngikuti rkun islam dan rukun Iman.
    dan hati2 menotabekan seseorang adalah kafir
    [tny guru anda hkum mengkafirkan sesama umat islam :)]

    mdh2an kita mendapatkan hidayahnya

    BalasHapus
  18. siapa bilang syi'ah Islam??
    syi'ah itu al quran nya aja beda
    lebih tebal
    namanya mushaf fatimah..
    dooh
    ngaji dong
    ke ulama ahlu sunnah
    yok ngaji yok ke DDII di senen...
    itu ada Ustadz muridnya ulama...

    yg pake anonym pengecut semua...shame on you,,,

    BalasHapus
  19. sebelum mengkafirkan mazhab tertentu, pelajari dlu mazhab itu... mengapa mempelajari ttg syi'ah itu dilarang??? jika kita berfikir rasional, maka kita akan mencarix! jgn menanyakan ttg syiah ke sunni dan menanyakan sunni ke syi'ah... kita tdk akan mnemukan kebenaran yg hakiki jika beg2.... jgnlah kita saling mengkafirkan sesama muslim, buknkah kita saudra??? sapa yg tw keimanan org coba???

    BalasHapus
  20. jokoseno
    Tolong dijawab. Saat ini siapa yang paling tahu Al Qur'an??? Klo sdr jwb Allah SWT, salah krn Allah SWT Tidak butuh Al Qur'an. Kalau sdr jawab guru sdr paling tahak.lalu, tunjukkan pd dunia apa karya Ilmiahnya?? apa amal Ilmiah nya. bisakah al Qur'an dijalankan sendiri??pasti jwbnya Tidak.lalu masyarakat mana sekrg yg paling Qur'ani????? saudi??pasti tidak.!!Iran??

    BalasHapus
  21. syiah...???mereka bukan saudara...mereka bukan islam tapi antek2 yahudi....semua ada "+-nya...,
    bagi saya madhab, kelompok itu tidaklah penting
    yg penting masih mngikuti rkun islam dan rukun Iman." liat nih jawabannya dibawah:


    . Ahlussunnah : Rukun Islam kita ada 5 (lima)
    a) Syahadatain
    b) As-Sholah
    c) As-Shoum
    d) Az-Zakah
    e) Al-Haj

    Syiah : Rukun Islam Syiah juga ada 5 (lima) tapi berbeda:
    a) As-Sholah
    b) As-Shoum
    c) Az-Zakah
    d) Al-Haj
    e) Al wilayah

    2. Ahlussunnah : Rukun Iman ada 6 (enam) :
    a) Iman kepada Allah
    b) Iman kepada Malaikat-malaikat Nya
    c) Iman kepada Kitab-kitab Nya
    d) Iman kepada Rasul Nya
    e) Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat
    f) Iman kepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.

    Syiah : Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)*
    a) At-Tauhid
    b) An Nubuwwah
    c) Al Imamah
    d) Al Adlu
    e) Al Ma’ad



    3. Ahlussunnah : Dua kalimat syahadat

    Syiah : Tiga kalimat syahadat, disamping Asyhadu an Laailaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, masih ditambah dengan menyebut dua belas imam-imam mereka.



    4. Ahlussunnah : Percaya kepada imam-imam tidak termasuk rukun iman. Adapun jumlah imam-imam Ahlussunnah tidak terbatas. Selalu timbul imam-imam, sampai hari kiamat.

    Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas (12) atau jumlah tertentu, tidak dibenarkan.

    Syiah : Percaya kepada dua belas imam-imam mereka, termasuk rukun iman. Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belas imam-imam mereka (seperti orang-orang Sunni), maka menurut ajaran Syiah dianggap kafir dan akan masuk neraka.

    5. Ahlussunnah : Khulafaurrosyidin yang diakui (sah) adalah :
    a) Abu Bakar
    b) Umar
    ) Utsman
    d) Ali Radhiallahu anhum
    Syiah : Ketiga Khalifah (Abu Bakar, Umar, Utsman) tidak diakui oleh Syiah. Karena dianggap telah merampas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib (padahal Imam Ali sendiri membai'at dan mengakui kekhalifahan mereka).

    BalasHapus
  22. admin jangan pernah berhenti berdakwah.....yang salah tetap salah tidak bisa dibenarkan!masalah aqidah NO toleransi Minyak dan air tidak bisa bersatu......(sorry comment saya diatas kepanjangan heheheh) salam ukhuwah! :)

    BalasHapus
  23. Bung admin,kalo nulis sejarah,sebaiknya belajar dulu,baca sirah nabawiah karya ibnu hisyam,masak thalhah & zubair ente sebut meninggal jauh sbelum perang jamal,he.he...he... Kasihan amat pengetahuan ente t'hadap sejarah islam,dangkal abiss....!!!!kuadrat lagi..!!Ali berperang dgn thalhah & zubair disrtai istri nabi siti aisyah.sedangkan mereka bertiga di pihak yang salah.jauh sebelum terjadinya perang jamal,nabi sudah mewanti2 para istrinya,bahwa salah satu dari istrinya akan berperang melawan menantunya,istrinya itu berada di pihak yang salah.baca hadis bukhari ntu jangan setengah2 error ntar...jadi, saya mau tanya sama ente,dari mana ente dapat cerita sejarah begitu..?dari guru ente?kalo iya,bilangin ma dia.,kalo saya nyuruh dia belajar lagi..,kalo itu datangnya dari ente...he..he..he...maaf..,ada pepatah bilang "kotoran ama omongan sama
    baunya" persis sama apa yang ente sampaikan diatas...wassalam.

    BalasHapus
  24. DEBAT KUSIR lo pada...


    Syiah emang Anjing...!!!

    Titik...!!!

    BalasHapus
  25. setuju sama yang diatas ane gan..
    coba liat deh waktu hari asyura apa yg dilakukan oleh penganut syiah? belom lg cara sujudnya wkt "sembahyang" pake diganjel tanah liat sgala tuh jidat?
    ane aja yg ilmu agamanya jauh dr setitik udh bisa nilai kalo itu bid'ah.. n Rasul SAW pernah ngomong kalo bid'ah ntu sesat gan.

    BalasHapus
  26. Dan lebih menjelaskan lagi bahawa Mushaf Fathimah as itu bukanlah Al Quran versi Syiah adalah hadis-hadis berikut:

    1. Imam Jaafar as Shadiq as berkata, "Kami memiliki Mushaf Fathimah as, namun aku tidak mengatakan bahawa adanya ayat Al Quran di dalamnya" (Ushul Kafi, Hadis 637)

    2. Imam Jaafar as Shadiq as berkata mengenai Mushaf Fathimah as, "Tidak ada di dalamnya apa yang dihalalkan dan apa yang diharamkan, tetapi ilmu tentang apa yang akan berlaku" (Ushul Kafi, Hadis 636)

    3. Abdul Malik Ibn Ayan berkata kepada Imam Jaafar as Shadiq as, "Kaum Zaidiyah dan Mu'tazilah telah berkumpul di sekitar Muhammad bin Abdillah (Ibn Al Hasan 2). Apakah mereka akan mendapat kekuasaan?" Imam as menjawab, "Demi Allah, ada dua kitab didalam milikku yang mana setiap Nabi dan setiap pemerintah yang memerintah di mukabumi ini (dari awal manusia hingga hari akhirnya) telah dinamakan. Tidak, demi Allah, Muhammad bin Abdillah bukanlah salah seorang dari mereka" (Ushul Kafi, Hadis 641)

    BalasHapus
  27. bagimu agamamu bagiku agamaku,, alquran dan hadist sudah sangat jelas mengatakan mana yg benar dan mana yang salah,,, allahu akbar,,,,,,,,,

    BalasHapus
  28. pada sok paling bener semua,yang penting islam itu menurut al-quran,hanya satu tuhan yaitu allah,satu rasul yaitu muhammad,sholat,puasa,zakat,haji
    bahasa kalian terlalu tinggi..mending istropeksi diri masing ajalah...
    siswanto -7-

    BalasHapus
  29. saya mah orang bodoh,taunya sholat,baca quran,bagi saya tiada tuhan selain allah,dan aku bersaksi bahwa muhammad adalah utusan allah..

    -7-

    BalasHapus
  30. Masya Allah Saudara2 ini sadar ngga kalau dalam hati saudara sdh di hinggapi iblis untuk selalu saling mencaci dan menghina, kembalilah kepada " KITABULLAH WASUNNATUR ROSUL " Insya Allah Saudara tidak akan saling bermusuhan dan tidak akan seast selama2nya.

    BalasHapus