2.22.2012

Dai’ Kondang dan Mobil Mewahnya

Seorang da’i kondang memarkir sebuah mobil mewahnya di masjid.
Seorang lelaki mendekatinya.
“Bagus bener mobilnya ustad? Gak takut hilang?” tanya lelaki itu sambil mengamati mobil mewah sang da’i.
“Tidak! Mobil ini sudah kukunci dan di pasang alarm, selanjutnya tawakal kepada Allah pada penjagaan Nya!” kata da’i itu mantap.
Lelaki itu bertanya lagi, “Yakin ustad?”.

Da’i itu mengangguk, “Ya!”.
Lelaki itu makin tersenyum sambil terus mengamati. Da’i itu begitu bangga dengan mobil mewahnya. Lalu da’i itu mengajak si lelaki untuk sholat.
“Mari sholat dengan saya? Saya jadi imam sholat di masjid ini.”
Si lelaki menggeleng, “Saya tidak mau jadi makmum anda. Anda tidak menyembah Allah.”
Da’i itu agak marah. “Kamu gila!” Da’i itu ngeloyor pergi.
Sepanjang sholat da’i itu teringat mobil mewahnya bahkan ia khawatir lelaki yang selalu mengamati mobil mewahnya akan merusaknya sebab hal itu yg paling mungkin. Kalau lelaki itu mencurinya pasti alaram mobilnya berbunyi. Di percepatnya sholat dan do’a di akhir sholat.
Ia bergegas ke parkiran. Sang da’i bernapas lega. Mobil mewahnya masih dalam keadaan baik di tempatnya. Tetapi ia melihat si lelaki menyembah mobil mewahnya. Da’i itu mendekati si lelaki. “Apa yg kamu lakukan? Kamu menyembah mobilku!” Si lelaki berdiri dan menjawab. “Bukankah mobil ini yang anda ingat sepanjang sholat bukan Allah?” Lelaki itu terus pergi meninggalkan sang da’i terpaku.

4 komentar:

  1. Tanpa sadar banyak da'i yang tertipu dengan dunia. Mudah-mudahan kita erlepas dari tipuan dunia. Amin ya robbal 'alamin

    BalasHapus
  2. Bagaimana kita bisa menyembah Alloh, kalau kita belum mengenalNya. Semoga...

    BalasHapus
  3. wildan, elo mikir cewek kecengan loe khan kalo sholat? cewek yang mau elom pologamiin.

    BalasHapus
  4. Terimakasih,
    kadang saya pun terpeleset lidah bicara kasar dan tidak santun. Bila ada saudara yang berkata seperti itu terhadap saya, semoga menjadi penghapus dosa saya...

    BalasHapus