12.22.2012

Ranking Kelas

MI, dulu..waktu abi kelas 3 tsanawiyah, masuklah siswa baru..ternyata dia pintar. Abi yg biasanya ranking 1 plg jelek 2 (cieee..gaplok!) semester awal dapet ranking 3. 
Mengadulah ke Abah; "Bah maaf cuma dapet ranking 3.." Nunduk.
"Kenapa?" .. " Ada murid baru bah, pinter banget." Makin nunduk
"baguslah, KALAU BEGITU BANYAK GENERASI ISLAM YANG PINTER-PINTER."
Tengadah..mangap..terbelalak..bingung..lalu kagum

*sedang menghibur ci Umi, karena ranking ci kaka tdk sesuai ekspektasi :-)

NEGARA AGAMA ?

Tiga puluh tahun Perang agama antara Katolik dengan Protestan (1618- 1648) di Eropa yang menewaskan ratusan ribu orang, menghasilkan kesepakatan berbagi wilayah atas dasar agama yang dianut. Tidak pernah ditemukan dalam sejarah Islam keputusan rasial yang sangat ekstrim kecuali dalam sejarah Eropa tersebut. Alhasil, negara2 di Eropa adalah Negara-negara yang dibangun atas dasar agama atau Negara agama.

Kecele lah gerombolan liberal yang berkiblat ke Barat, menista niat baik umat Islam Indonesia yang ingin menjadikan Negara ini berdasarkan Syariat Islam. Saat rujukan mereka di belahan dunia Barat, justru menjadikan dasar negaranya adalah agama.

Sebagai negara2 agama, tidak heran penjajahan ke dunia timur, salah satu inti motifnya adalah penyebarluasan agama (Katolikisasi atau Protestanisasi). Sebagai kelanjutan dari konflik dan persaingan antara Katolik dan Protestan di Barat.

Sebagaimana yang dikatakan Idenburg, Gubernur Jenderal Belanda di Indonesia (1906-1916), “Saya cukup sibuk dengan Kristenisasi atas daerah-daerah pedalaman.” Ditegaskan pula dalam pidato Kerajaan Belanda; “Sebagai sebuah bangsa Kristen, pemerintah Belanda mempunyai kewajiban untuk memberikan banyak bantuan bagi kegiatan2 misi Kristenisasi.”

10.09.2012

Aku Adalah Muslim

Aku adalah Muslim, aku bangga menjadi Muslim, karena sejarah membuktikan.. Bukan Muslim yang memulai perang dunia pertama. Bukan Muslim yang memulai perang dunia kedua. Bukan Muslim yang menghancurkan hiroshima dan nagasaki dengan menggunakan bom atom. Bukan Muslim yang membunuh 200 juta indian amerika Utara. Bukan Muslim yang menghabisi 80 juta indian amerika Selatan. Bukan Muslim yang Membunuh 90 juta aborigin australia. Bukan Muslim yang mengambil 180 juta orang afrika sebagai budak lalu membuang 70 persen dari mereka yang meninggal ke lautan atlantik. Bukan Muslim yang menjajah Indonesia, Bosnia, Afghanistan, Ethopia, Checnya, Suriah dan negara" lainnya.. Bukan Muslim yang memulai kasus poso, ambon, maluku, dan papua. Bukan Muslim yang memfitnah irak dgn senjata pemusnah massal yg ternyata cuma isapan jempol belaka. Bukan Muslim yang serakah merebut ladang minyak Timur Tengah. Bukan Muslim yang suka menghina nabi & agama lain. Dan aku bangga.. Walau Islam tidak pernah teriak" sbg agama damai, tapi Muslim tidak pernah menyerang siapa2. Walau Islam tidak pernah teriak" HAM & toleransi, tapi Muslim paling toleransi dibanding "PENDEKAR HAM" Amerika yang rasis kepada kulit hitam, dibanding perancis yang melarang jilbab, dibanding swedia yang melarang Adzan, dibanding swiss yang melarang pendirian Masjid. Muslim mayoritas itu toleran Muslim minoritas itu PEMBERANI. Tapi tidak ada toleransi untuk melanggar perintah ALLAH SWT. Muslim bukan anjing yang serakah dengan nafsu menjajah. Muslim bukan babi yang rakus nafsu membumi hangus. Muslim bukan monyet licik yang selalu menebarkan fitnah. Muslim tidak pernah mencari musuh & Muslim HARAM lari dari yg memusuhinya.

10.08.2012

Kenapa harus SALAM ?

Saya melihat pasangan SALAM adalah pasangan yang paling siap memimpin Kota Bekasi dengan beberapa indikasi: 1. Tim Pemenangan pemilunya telah dibentuk 2 tahun sebelum pilkada digelar tahun ini. 2. Konsep pembangunan kota Bekasi yang tersusun secara integratif telah terkonsep jauh2 hari. 3. Tiga kali diskusi interaktif yang digelar Radio Dakta senantiasa dihadiri berpasangan (menunjukkan ada kesatuan hati dan langkah) dan hadir setengah jam sebelum acara dimulai (menunjukkan tingkat kedisipilanan dan komitmen yang tinggi). 4. Presentasi persoalan apapun yang berkaitan dengan pembangunan Kota Bekasi senantiasa ditunjukkan dengan data dan analisis yang konsepsional, aktual dan faktual. 5. Pasangan ini perpaduan seorang advokat dan ulama yang dibutuhkan oleh Kota Bekasi demi membenahi persoalan fundamental Kota Bekasi; yakni lemahnya penegakan hukum dan degradasi moral masyarakat. 6. Sebagai calon independent, jelas pasangan ini tidak memiliki beban masa lalu dan bersih dari infiltrasi partai politik yang haus kekuasaan. 7. Didukung dan lahir langsung dari Rakyat membuat pasangan ini memiliki modal politik murni sebagai pasangan yang dirindukan oleh warga Kota Bekasi. 8. dll, insya Allah nanti saya tambahkan.... :)

6.12.2012

Ulil dan gambar Nabi

“Apa alasannya Nabi Muhammad ngga boleh digambar? Takut beliau disembah? Siapa yg mau nyembah gambar? Pakai otak dong!” (ulil abshar abdala) ========= Malas sebenarnya menanggapi ucapan kacung liberal satu ini. Bantahan saya atas tulisannya 4 tahun yang lalu pun belum dia tanggapi, sementara dia telah menjanjikannya (http://wildanhasan.blogspot.com/2008/12/islam-liberal-adalah-inkonsisten-jika.html). Tapi untuk sekedar olahraga otak, baiklah… Komentar ulil soal visualisasi (lukisan sosok) Nabi Muhammad, ahistoris. Entah ulil lupa atau tidak aware lagi dengan komunitasnya dulu, bahwa sikap mengkultuskan seseorang yang dianggap memiliki kelebihan, mentradisi di sebagian kalangan warga NU dimana dia dilahirkan dan dibesarkan. Membuktikan bahwa di zaman modern ini setelah 1400 tahun Islam hadir - yang ulil anggap seharusnya tidak akan ada lagi perilaku berlebihan memuja seseorang - masih eksis di sebagian kalangan umat, yang kata ulil pula TAK BEROTAK. Bahkan bukan hanya soal gambar, yang paling aktual adalah pembangunan fasilitas di makam gus dur baru-baru ini yang menghabiskan Rp. 18 Miliar! 'Hanya' untuk melanggengkan praktek kesyirikan - yang dengan benar ulil katakan - harusnya tidak ada lagi di zaman modern karena praktek tersebut tak berotak. Betapa sering kita saksikan, tentu bukan hanya di sebagian kalangan Nahdliyyin, praktek pengkultusan dengan berbagai variannya termasuk dalam bentuk gambar mewabah. Termasuk tentunya praktek2 kultus terhadap seseorang yang ulil idolakan pemikirannya dari kalangan kafir barat, yang seolah tanpa cacat dan cela. Perhatikan, anda tidak akan pernah menemukan sikap kritis ulil dan kacung2 liberal lainnya kepada pemikir2 yang mereka idolakan dan puja2 itu. Mungkin ulil tidak nungging2 nyembah foto idolanya, tapi dengan membenarkan dan membela mati-matian pemikiran batil idolanya yang bertentangan dengan hukum Allah, kalimat apa yang lebih pantas dikatakan selain dia telah menuhankannya. Sebenarnya, persoalan apakah fisik Rasulullah boleh divisualisasikan (dilukis) atau tidak sudah selesai dibahas para Ulama Salaful Ummah. Dusta adanya, ulil yang mengatakan bahwa dia telah membaca pendapat para ulama itu terkait hal ini dan lalu ia berpandangan bahwa tdk ada pendapat para ulama itu yang meyakinkan dirinya. Terus terang saya tidak percaya klaim ulil tersebut. Apa yang harus dipercaya dari seseorang yang bergelar AL-KADZAB. Sah-sah saja ulil bicara seperti itu, karena dia memang tidak percaya akan otoritas ulama. Artinya, sah juga kita mengatakan komentar2 ulil tidak bermutu, karena kita tidak percaya atas otoritas ilmunya. Bagaimana mungkin kita bisa berhujjah dengan Al-Qur’an dan Sunnah serta fatwa Ulama kepada orang yang tidak lagi percaya kepada ketiganya? Dan saya siap kapan pun dimana pun ulil mau untuk mujadalah beradu literatur terkait maddah ini. Saya tantang ulil untuk menunjukkan di zaman ‘Islam klasik’ (sebenarnya ungkapan “Islam klasik’ tidak pas untuk mengklasifikasikan babak-babak peradaban Islam) bahwa sosok Nabi Muhammad sering digambar (dilukis). Soal penggambaran verbal di kitab2 para ulama tentang sosok Rasulullah pun ulil tidak mampu membedakannya dengan penggambaran dalam bentuk lukisan. Ulil out of context Kembali ke soal komunitas ulil, jadi bila ‘di zaman modern ini’ nyatanya masih banyak kalangan yang memuja seseorang dengan menggambarkannya dalam bentuk fisik, apatah lagi bila gambar fisik Rasulullah terpampang di dinding2 rumah mereka? Islam menjaga dan membentengi tauhid umatnya sehingga terhindar dari anasir2 yang akan mendistorsi dan mendekonstruksi keimanannya. Sehingga, larangan menggambar makhluk hidup relevan dengan tujuan tersebut. Pula, menggambarkan sosok Nabi rentan terhadap pelecehan dan penghinaan sebagaimana sering terjadi selama ini. Sejatinya, ulil sedang mengkritisi (melecehkan) praktek2 pengkultusan yang tidak benar di komunitasnya sendiri. Lagipula siapa sih kita yang mau-maunya nyembah-nyembah gambar, bahkan gambar 'Tuhan' sekalipun ??? Ulil, sudahlah daripada bicara tanpa ilmu, baik bagimu mengurusi selingkuhanmu yang minta dikawin itu. Bila perlu minta Anas, Nazar dan SBY jadi saksi walimahmu di tenda biru Demokrat dan gak usah galau dengan biaya resepsi, yang dibagi2 Nazar kan masih banyak sisa hehe… Peace *dari gemes jadi kasian sama ulil ;(