12.27.2012

'Imperialisme' Islam

“kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110)

Inilah pembenaran moral terhadap peperangan dalam Islam. Pembenaran terhadap penaklukan-penaklukan pertama atau yang sering disebut imperialisme. Islam adalah imperialis (apabila ada yang memaksakan istilah itu). 

Akan tetapi imperialisme semacam ini tidak ada hubungannya dengan kehendak ingin menguasai, dan tak ada hubungannya pula dengan egoisme ekonomi dan egoisme nasional. Serta tak ada keinginan yang lain untuk menambah kesejahteraan masyarakat muslim di atas penderitaan dan kerugian masyarakat yang non muslim.

Tidak pula dimaksudkan pemaksaan terhadap non muslim untuk menjadi muslim. Tapi semua ini dimaksudkan untuk membangun teritorial tertentu terhadap pengembangan spiritual manusia sebaik dan seluas mungkin. Maka perhatikanlah, perbedaan dampak dari penaklukan yang dilakukan oleh muslim dan penjajahan yang dilakukan oleh Barat (kafir).

Karena menurut Islam, pengetahuan moral secara otomatis menghendaki tanggung jawab moral atas perbuatan manusia. Pemisahan antara baik dan buruk tanpa anjuran untuk menegakkan kebenaran dan memberantas kejahatan, merupakan tindakan amoral. Karena moralitas dalam Islam tumbuh dan berkembang bersama perjuangan manusia untuk menegakkan kebenaran di atas muka bumi ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar