12.26.2011

Aku belum seromantis Rasulullah saw…

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, beliau mencium istrinya saat akan bepergian dan sebelum keluar untuk shalat. Dari 'Aisyah Radhiallaahu 'anha, "Bahwa Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam mencium sebagian istrinya kemudian keluar menunaikan shalat tanpa berwudhu dahulu." (HR Ahmad).

*Alhamdulillah ciuman itu suka kulayangkan ke kening dan pipinya… ehm

Beliau biasa memanggil istri-istrinya dengan panggilan kesukaan dan panggilan yang indah. Siti 'Aisyah, dipanggil dengan panggilan "Ya Humaira" (wahai si merah jambu).

*Aku terbiasa panggil dia Umi, sementara dia inginnya dipanggil neng atau teteh. Nanti ta' coba deh…tetehhh humairaaaaa..

Dalam sebuah riwayat, beliau mandi bersama dengan Siti 'Aisyah radhiyallahu anha dalam satu kamar mandi dengan bak yang sama. Dari 'Aisyah radhiallahu 'anha, ia berkata, "Aku pernah mandi dari jinabat bersama Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam dengan satu tempat air, tangan kami selalu bergantian mengambil air." (HR Mutafaqun 'alaih).

*Beberapa kali pernah kulakukan…#sensor@

Rasulullah juga sangat mengerti perasaan istri-istrinya dan tahu cara menyenangkan dan memberi kasih sayang. Rasulullah, sering tidur di pangkuan Siti 'Aisyah, meski istrinya sedang haids.

*Kadang kulakukan wahai Rasulullah, tapi memang tidak sering..

Rasulullah juga mengajarkan untuk memperlakukan istri dengan istimewa. Hal itu ditunjukan ketika beliau tidak sungkan mandi dari sisa air istrinya. Dari Ibnu Abbas, "Bahwa Sallallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah mandi dari air sisa Maimunah." (HR Muslim).

*Itu selalu kulakukan, kan bak mandinya cuma satu…

Nabi juga dikenal suka memanjakan istri-istrinya. Dari Anas, dia berkata: "Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi Sallallahu 'Alaihi Wa Sallam menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut." (HR Bukhari)

*Kayaknya aku pernah beberapa kali melakukan itu saat si dia hendak naik motor…

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam juga suka memakan dan meminum berdua dari piring dan gelas istri-istrinya tanpa merasa risih atau jijik.

*Aku sering menyuapinya dan dia menyuapiku, tapi belum mampu sampai saling menjilati jari jemari sesuai anjuranmu wahai Rasul mulia…

Dari Aisyah Ra, ia berkata: "Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum." (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.) Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam pernah minum di gelas yang digunakan 'Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit 'Aisyah.(HR Muslim No. 300)

*Ku juga suka melakukannya ya Rasul, begitu juga menggigit daging yang pernah digigit si dia. Bahkan dari mulutnya langsung wahai Rasul mulia…bagaimana pendapatmu?

Nabi saw biasa memijit hidung 'Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, Wahai 'Aisyah, bacalah do'a: "Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan." (HR. Ibnu Sunni)

*Aku belum pernah melakukannya, terimakasih wahai Rasul sudah mengingatkan…memijit hidung si dia sih sering, tapi doanya itu yg ga’ dibaca. Kan baru tau…

Dalam sebuah riwayat disebutkan, 'Aisyah dan Saudah pernah saling melumuri muka dengan makanan. Nabi SAW hanya tertawa melihat mereka. (HR Nasa'i dengan isnad hasan)

*Aku belum pernah melihat si dia bercanda dengan madunya ya Rasul, soalnya istriku cuma dia seorang…

Beliau dikenal bersikap lembut dan sayang pada istrinya. Beliau juga menyayangi dan mengistimewakan istrinya di kala istrinya sedang sakit. Dari 'Aisyah, ia mengatakan, beliau adalah orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari No 4750, HR Muslim No 2770)

*Ini yang jarang kulakukan, banyak alasan memang…tapi harusnya aku setia menemaninya dikala sakit apapun resikonya. Teteh, maaf ya…

Rasulullah bersabda: "Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik diantara kalian ialah yang paling baik terhadap istrinya." (HR.Tirmidzi, Ibnu Hibban, hadits hasan shahih).*

*Semoga aku menjadi bagian dari yang engkau do’akan wahai kekasih Allah…

Dan bilakah anda dengan istri anda wahai kawan…?
Salam hangat WH Foundation

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar